Saturday, 2 May 2015



I Want More (khusus 17+)


di ambil dari 

Author       : Regina Bella
Tittle           : I Want More
Kategori     : NC 21, Yadong, Oneshoot
Main Cast  : Eunhyuk (Super Junior)
                     Park HyoJin

Author pov
Eunhyuk dan Hyojin adalah pasangan pengantin yang baru menikah satu bulan yang lalu. Kehidupan rumah tangga mereka selama satu bulan ini masih baik baik saja, karena memang sifat mereka yang saling memahami dan menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi malam itu ...
“mmmhh oppahh, hentikaaannhh!” tangan Hyojin terus manjembak-jambak rambut Eunhyuk yang terus melumat payudara Hyojin.
“chagiya, kau selalu seperti ini! ini baru permainan pertama! haaah!” Eunhyuk menghentikan permainannya dan langsung memakai baju yang tadi dilemparnya ke sembarang tempat (?). Raut wajah Eunhyuk terlihat kesal, karena tidak dapat meneruskan permainannya (?) bersama istrinya Hyojin.
Pasalnya sejak menikah Eunhyuk belum pernah melakukan hubungan sex sampai ke permainan inti (?). Ditengah permainanya di atas ranjang bersama Hyojin, Hyojin selalu saja mengeluh dan ingin Eunhyuk menghentikannya. Terkadang Eunhyuk merasa kesakitan karna rambutnya di jambak kasar oleh Hyojin sesekali punggungnya juga pernah terluka karena di cakar oleh Hyojin saat sedang berhubungan sex.
“mianhae oppa, aku masih belum siap hiikkss” ucap Hyojin sambil menangis karena Eunhyuk terlihat kesal dan marah. “aaah sudahlah, kau selalu bilang belum siap!” Eunhyuk langsung keluar dari kamarnya dan tidur di sofa ruang tamunya. Entah karena apa malam itu ia tidur di ruang tamu, mungkin karena masih kesal karena sikap istrinya yang tidak mau melayaninya sampai akhir (?).
Author pov end

Eunhyuk pov
“hey bagaimana, sudah jadi belum baby Lee??” ledek Donghae teman kantorku sekaligus juga teman dekatku. “apa maksudmu baby Lee, melakukannya saja aku belum pernah!” jawabku kesal dan langsung memberi jitakan kecil ke kepalanya. “mwo?? satu bulan menikah belum juga melakukannya??” ucapnya kaget sambil menngoyang-goyangkan kedua bahuku (?) “ssst jangan kencang-kencang! babo!” sontak aku langsung memukulnya karena suara Donghae yang terlalu kencang membuat teman-teman kantorku melihat ke arah kami berdua.

*jam istirahat*
Dalam kesempatan di jam istirahat ini aku menceritakan kepada teman dekatku Donghae tentang  kejadian semalam yang ku alami bersama Hyojin. Donghae hanya memasang wajah terkejut dan bingung, karena dia sendiri juga belum menikah. “hmm mungkin kau bermain dengan kasar?” tanya nya sambil mengetuk-ngetuk bibirnya dengan jari telunjuknya. “bermain kasar apa, aku melakukannya pelan-pelan. malah dia yang kasar menjambak dan mencakar-cakar ku” jelasku panjang lebar. “kau pernah melakukannya tidak?” sambungku dengan pertanyaan. “ssstt, aku pernah melakukannya. tapi kejadiannya tidak seperti yang kau alami” jawabnya dengan tampang yang menunjukan kebingungan.
“haaahh kalau begitu, ceritakan bagaimana supaya aku bisa melakukannya sampai akhir??”  tanyaku kepada Donghae, tidak disangka anak ini melakukannya sebelum menikah. “awalnya wanita memang begitu selalu berkata “hentikan oppa” di sela-sela permainan” jelasnya sambil meniru suara wanita, dan langsung membuatku tertawa. “hahaha lalu?” tanyaku lagi ingin Donghae terus menjelaskan. “kau tau tidak, itu artinya dia mulai terangsang. coba saja kau paksa untuk bermain sampai akhir walau memang kau pasti akan kesakitan dijambak dan di cakar oleh Hyojin hahaha” jelasnya sambil tertawa meledek.
“tapi Hyojin selalu bilang belum siap dan selalu menangis dihadapanku, kau tau itu membuatku tidak tega!” jelasku kepada Donghae yang masih saja tertawa, entah apa yang lucu. “menangis di saat berhubungan sex? itu biasa Hyuk!” jawabnya dengan mantap. “maksudmu?” “wajar saja Hyojin menangis, karena keperawanannya saat itu hampir kau koyak (?)” jawabnya yang mulai kembali serius.
“jadi aku harus bagaimana?”
“saat Hyojin mulai menangis, hapus lah air matanya dan cium bibirnya. dan ketika Hyojin mulai memintamu untuk menghentikan permainan, kau harus katakan “chagi ingat aku sudah menjadi suamimu, aku ingin lebih!”. Tapi kau harus melakukannya dengan lembut Hyuk agar dia tidak merasa takut” jelas Donghae panjang lebar.
^^^^^
Sepertinya saran Donghae perlu aku coba, mengapa juga tidak pernah terpikirkan olehku untuk berkata kalau aku sudah menjadi suaminya dan ingin melakukannya lebih. Ku rasa malam ini harus ku coba, dan mudah-mudahan saja berhasil.
Eunhyuk pov end

Hyojin pov
Aku menyesal semalam bersikap seperti itu lagi pada suami ku. Aku hanya belum siap saja merasakan sakitnya melakukan permainan inti. Tadi pagi Hyuk berangkat ke kantor dengan wajah yang masih kesal, aku takut saat pulang nanti dia masih marah padaku. Meski otak dia sangat yadong, tapi dulu selama pacaran aku belum pernah melakukan hubungan sex dengan dia. Aku salut, karena sudah menikahpun dia tetap mengerti dan menerima saat aku memintanya menghentikan di tengah-tengan permainannya (?). Eunhyuk memang namja yang baik, dan selalu mengerti keadaanku meski terkadang suka kekanak-kanakan.
^^^^^
Malam ini dia menunjukan wajah nya yang dingin dan aku tidak tau dia masih marah atau tidak. Apa dia akan memintaku untuk melayaninya lagi malam ini? kalau iya, aku tidak mau mengecewakannya lagi, mau tidak mau aku harus siap merasakan sakitnya saat berhubungan sex.
“chagi ..” Eunhyuk memanggilku dengan suara pelan. Kami saling memunggungi (?)
“mmm?” aku hanya bergumam dan menoleh kearahnya yang tidak berubah masih memunggungiku.
“bisa kita lakukan lagi malam ini?” jawabnya lalu menoleh kearahku, dan sekarang kami saling menatap. Tatapannya dalam, membuat jantungku berdegup kencang.
“jangan takut, aku mencintaimu Hyojin” sambungnya saat aku masih belum bisa menjawab pertanyaannya.
“mianhae oppa, aku takut” jawabku singkat sambil menundukan kepalaku.
“tidak akan chagi, aku akan bermain dengan lembut” ucapnya lalu memegang daguku dan memegang tengkuk ku kemudian dia mencium bibir ku dengan lembut.
Hyojin pov end

Author pov
Eunhyuk masih mencium bibirnya karena belum diberi kesempatan oleh Hyojin untuk masuk ke dalam mulutnya. “mmmh aahhhh” desah Hyojin saat Eunhyuk refleks meremas buah dadanya, dan desahan Hyojin membuat mulutnya sedikit terbuka. Eunhyuk langsung memasukan lidahnya ke dalam mulut Hyojin untuk saling mengadu(?) lidahnya. Mereka saling menikmati ciuman mereka, saling bertukar saliva dan sesekali Eunhyuk menggigit kecil bibir Hyojin.
“chagi, ku buka yaa baju mu?” pinta Eunhyuk lembut dan memang ingin melakukannya dengan hati-hati, kemudian Hyojin hanya mengangguk tanda Eunhyuk diberi izin untuk membuka bajunya.
“ouuuhh aahhmm” desah Hyojin dengan nafas yang mulai tidak teratur. Eunhyuk masih meremas payudara Hyojin yang masih terbungkus bra hitamnya. “ku lepas bra mu sekarang yaa?” pinta Eunhyuk lagi. “ne buka saja oppa, aku siap” jawab Hyojin sambil menitikan air matanya.
“chagiya jangan menangis, aku akan melakukannya pelan” ucap Eunhyuk saat melihat air mata Hyojin mengalir di pipinya. Eunhyuk langsung menyeka air mata Hyojin dan langsung melumat lagi bibir Hyojin *saran nya Donghae*
Setelah beberapa menit mereka berciuman, ciuman Eunhyuk pun beralih ke leher Hyojin. Hyojin hanya mendesah tak karuan dan mendongakan kepalanya. Entah kenapa, malam ini Hyojin seperti menikmati permainan Eunhyuk, apa karena permainannya yang lebih lembut dan hati-hati dari pada sebelumnya. Eunhyuk meninggalkan banyak kissmark di leher Hyojin. “lihat warna merah kebiruan dilehermu. Ini tanda cinta ku padamu chagi” ucap Eunhyuk saat selesai membuat banyak kissmark di leher Hyojin.
“sekarang aku ingin merasakan yang ini, apa kau siap chagi?” pinta Eunhyuk sambil menunjuk ke arah payudara Hyojin. “ne, oppa lakukan saja” jawab Hyojin meyakinkan.
Eunhyuk langsung melumat payudara kanan Hyojin sementara tangan kanan Eunhyuk tidak berhenti memainkan nipple di payudara kiri Hyojin. “aaahh emmmhh opp aahhh” racau Hyojin dan seperti biasa menjambak rambut Eunhyuk. “appo chagi, jangan jambak rambutku” Eunhyuk menghentikan lumatan di payudara Hyojin dan mengelus rambut Hyojin. “bagaimana kalu kau bermain dulu dengan adik ku” tawar Eunhyuk kepada Hyojin sambil menunjuk kearah juniornya. “a-apa yang harus ku lakukan oppa?” jawab Hyojin polos.
Eunhyuk langsung membuka celananya dan menyodorkan juniornya ke mulut Hyojin. “chagi, dia ingin bermain di mulutmu” pinta Eunhyuk dan juniornya langsung disambut oleh lumatan dari mulut Hyojin. “aahh ahhh heeemmhh yeah begitu chagi..” desah Eunhyuk tak karuan sambil terus menekan kepala Hyojin agar juniornya terus dikocok di mulut Hyojin.
“ahh akkh aku ingin keluarrrh” crot crot! Sperma Eunhyuk pertama kali keluar di mulut Hyojin. Mulut Hyojin penuh dengan cairan cinta yang keluar dari junior Eunhyuk. “telan saja chagi” ucap Eunhyuk saat Hyojin masih menggembungkan pipinya karna bingung sperma yang ada dimulutnya harus diapakan.
“sekarang gantian yaa, aku akan memuaskanmu chagi” Eunhyuk langsung melepaskan celana pendek yang masih menempel di tubuh Hyojin. Eunhyuk membaringkan tubuh Hyojin di atas ranjang yang berukuran king size itu. “chagi buka pahamu” *maksudnya disuruh ngangkang* pinta Eunhyuk lembut, dan Hyojin menuruti permintaan suaminya itu.
Eunhyuk menggesek lembut bibir vagina Hyojin yang masih terbungkus celana dalam. “mmhh aaahh oppah, hentikannhh!” Hyojin mulai mendesah kenikmatan namun tetap sepeti biasa selalu minta menghentikan permainan. Kali ini Eunhyuk tidak mempedulikan ucapan Hyojin, malah Eunhyuk langsung membuka celana dalam Hyojin dan mereka berdua kini sudah full naked. “chagi ingat aku sudah menjadi suamimu, aku ingin lebih!” *saran nya Donghae* ucap Eunhyuk saat ingin memulai lagi permainannya.
“kau sudah basah ternyata, baiklah nikmati saja chagi” Enhyuk langsung menggesekan ibu jarinya di klitoris Hyojin. “aaahh aoowwhh oppahh, mmmhh ...” desah Hyojin makin membuat Eunhyuk bergairah. Eunhyuk yang sudah tidak tahan langsung menjilat klitoris Hyojin dengan lembut dan membuat Hyojin berhasil menikmati hubungan sex pertama kalinya. “emmmhh yeaahh oppah sudd daahh" desah Hyojin makin tak karuan dan blurrr cairan cinta dari vagina Hyojin keluar untuk pertama kalinya. Eunhyuk pun tidak jiji dan tidak ragu untuk menelan cairan dari vagina Hyojin.
"sekarang kita ke permainan inti chagi" ucap Eunhyuk sambil mengelus rambut Hyojin yang sudah basah dengan keringat. "aku takut" jwab Hyojin singkat. "apa yang kau takutkan chagi?" tanya Eunhyuk penasaran. "anniya, maksudku kalau kau masukan akan sakit tidak?" jawab Hyojin diiringi pertanyaan seriusnya. "sakit memang tapi itu kan nikmat" jawab Eunhyuk lalu kembali keposisi awal *posisi Eunhyuk yang siap masukin juniornya ke vagina Hyojin*
"aku masukan sekarang yaa" 
"mmh, iya tapi pelan-pelan oppa" jawab Hyojin mengiyakan.
Eunhyuk mulai memasukan ujung juniornya ke liang vagina Hyojin yang masih sempit, apalagi juniornya terbilang cukup besar. "akkhh appohh. pelanhh oppah" teriak Hyojin saat ujung junior Eunhyuk sudah memasuki liang vaginanya. "sakitnya sebentar kok chagi, tahan yaa" dan "aaaaaaaaaaakkkhh" teriak Hyojin saat merasakan sakit pada lubang vaginanya. "tenang chagiya, ini baru masuk" ucap Eunhyuk sambil terus mengelus rambut Hyojin. "oppa perih sekali" Hyojin merintih kesakitan dan menangis karna selaput dara nya baru saja di robek oleh penis besarnya Eunhyuk. Eunhyuk mnyeka kembali air mata Hyojin dan langsung melakukan aksinya (?).
"ahhhhh ahh ahhhhh appoh aahh emmmh"   desah Hyojin tak menentu saat Eunhyuk memaju mundurkan juniornya di lubang vagina Hyojin. "ahhh euuuhh yeahh mmmmhh saranghae Hyojinnnhh" Eunhyuk ikut mendesah menikmati sensasi hubungan sex yang sebenarnya. Seakan menikmati Hyojin juga ikut menggoyangkan pinggulnya dan itu membuat Eunhyuk semakin mempercepat gerakannya (?).
"oppaaah yaaahhh emmmh fashhhh terrrrhhh opp aahhh" Hyojin merasakan sensasi yang luar biasa (gue lebay banget) dan sakit dilubang vaginanya berubah menjadi nikmat.
"chagiyaahh, akkh akuuhh mau kluaarrhh" Eunhyuk langsung mempercepat memaju mundurkan juniornya karena merasa juniornya mulai berdenyut seperti ingin mengeluarkan sperma. "yeaaahh oppah keluarkanhhh, akuhh juga seperti mau pipis" ucap Hyojin disela desahannya. "ahh ahh ahhhh owhh uhhh" mereka berdua mendesah membuat suasana di dalam kamar itu menjadi panas. 
CROTT CROTT CROTT ..!! Eunhyuk mengeluarkan sperma di dalam rahim Hyojin begitu juga Hyojin mengeluarkan cairannya. Terlihat sperma bercampur darah perawan Hyojin lumer keluar dari dalam vagina Hyojin.  Eunhyuk ambruk di atas tubuh Hyojin "hooshh hossh ahhh lelah chagiya" ucap Eunhyuk dengan nafas tersengal. "aku juga oppa" jawab Hyojin dengan suara lemas. 
Eunhyuk langsung membalikan tubuhnya dan tidur disamping Hyojin. "gomawo chagi" ucap Eunhyuk kemuadian mencium singkat bibir Hyojin. "cheonma oppa, mianhae selama ini aku ..." belum selesai bicara bibir Hyojin sudah terkunci oleh ciuman dari Eunhyuk.
"besok malam kita lakukan lagi yaa, biar cepat dapat baby Lee nya" gurau Eunhyuk sambil memeluk tubuh Hyojin yang sudah kelelahan. 

END


No comments:

Post a Comment